Devosi

PENGAMPUNAN YANG LUAR BIASA

(Lukas 23:33-43)

Ada satu perkataan Tuhan Yesus, yang sangat luar biasa waktu dia disalibkan. Perkataan apa itu ? Ya Bapa ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat. Pada umumnya, seseorang yang disalibkan akan mengutuki orang-orang yang menyalibkan dia, karena penyaliban yang dirasakan amat sangat menyakitkan. Kita saja saat disakiti orang, kita segera ingin membalasnya, apalagi bila kita merasa sangat kesakitan, kita pasti spontan akan melakukan pembalasan. Semula ketika teman mengejek kita, kita masih bisa tahan, teman menfitnah kita, kita masih bisa tahan, tetapi saat teman sudah memukul kita, kita sudah tidak tahan lagi. Apalagi Yesus disalibkan. 

Di dalam sejarah manusia, tidak pernah ada perkataan yang lebih agung, lebih manis dan lebih baik dari perkataan Kristus di atas kayu salib yaitu : Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” 

Yesus adalah pribadi yang konsekwen dengan ajaranNya: Yesus sering mengajar muridNya dengan perkataan demikian :

Matius 5:39:”Tetapi Aku berkata kepadamu:”Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.” 

Matius 5:44:”Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi orang yang menganiaya kamu.” 

Mengapa perkataan Yesus ini sangat luar biasa ? 

1. Perkataan ini diucapkan Yesus di saat yang paling lelah secara fisik 

Saat Yesus berdoa di taman Getsemani, Petrus, Yakobus dan Yohanes tertidur karena kelelahan. Itu artinya Yesus juga lelah, dia perlu tidur. Sepanjang malam Yesus tidak memejamkan mataNya. Sepanjang malam Yesus dibawa kesana kemari. Dari Getsemani ke tempat Mahkamah agama Yahudi, lalu ke Pilatus, ke tempat Herodes. Yesus mengalami 6 kai pengadilan. Diadili, diadili dan terus diadili. Hakim semesta alam diadili oleh hakim yang berdosa. 

2. Perkataan ini diucapkan Yesus di saat yang paling sengsara 

Paku sudah menembus kulit dan daging, tangan serta kakiNya. Kedua tangan dipaku, kedua kaki dipaku, darah menetes keluar dari tubuhNya. Makin berkurangnya darah berarti tekanan darah semakin rendah. Dengan berkurangnya darah, maka oksigen yang beredar di tubuhnya semakin berkurang, getaran urat nadi semakin cepat dan pernapasan terpacu menjadi lebih cepat dan dalam. Inilah saat yang paling sengsara 

3. Perkataan ini diucapkan Yesus di saat yang paling kejam 

Saat yang paling kejam, saat yang paling tidak adil, Moral menjadi gelap, agama menjadi gelap, politik menjadi gelap. 

Perkataan Yesus ini, perkataan yang luar biasa karena perkataan ini mengandung kasih yang sangat besar dan dalam. Yesus mengasihi semua orang yang telah menganiaya Dia, Yesus tidak ingin mereka binasa. Yesus tidak ingin mereka masuk dalam api neraka. Untuk itulah Yesus mau mati bagi mereka semua. 

Stefanus meneladani Yesus Kristus (Kis. 7:59-60) Saat Stefanus dirajam batu, maka dia berdoa : Ya Tuhan terimalah rohku.” Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring:”Tuhan jangan tanggungkan dosa ini kepada mereka !” 

Bagaimanakah dengan kita ? Pernahkah kalian mengampuni orang yang menyakiti hatimu ? 

  1. Bagaimana seandainya, suatu hari kalian punya doi, doimu itu sudah berjanji akan setia kepadamu, sehidup mati, tetapi tiba-tiba suatu hari kamu mendapati doimu tidak setia lagi, dia sudah ketemu sama pria yang lebih ganteng dari kamu atau ketemu wanita yang lebih cantik dari kamu. Apakah kamu bisa mengampuni doimu itu ? 
  2. Bagaimana seandainya, suatu hari kalian punya sahabat, sahabatmu berjanji bahwa dia akan pegang segala rahasiamu, tetapi tiba-tiba suatu hari dia bocorkan rahasiamu yang paling kamu jaga. Apakah kamu bisa mengampuni sahabat kamu itu ? 
  3. Adakah di antara kalian yang pernah kecewa dengan sikap orang tua kalian ? Dari hasil angket yang pernah lz buat, rata-rata dari kalian pernah kecewa dengan orang tua, kalian merasa perlakukan tidak adil, perlakuan yang berlebih-lebihan dll. Maukah kalian mengampuni orang tuamu yang pernah menyakiti hatimu ? 

Hasil angket dlm hub dgn orang tua: Mereka yang pernah kecewa sama orang tua berkata demikian:

  1. Orangku kurang pengertian terhadap seleraku anak remaja, jadi aku pergi saja ke rumah teman
  2. Orang tuaku tidak bisa memberi apa yang aku minta, aku tidak diberi uang, jadi aku tidur-tidur saja dan ngebut 
  3. Orang tuaku Diktator, tidak bijaksana, tidak adil, semena-mena, 
  4. Pendapat orang tuaku sering beda dengan aku 
  5. Papa suka marah, mementingkan diri sendiri, mama jarang bisa diajak bercanda 
  6. Pertengkaran orang tuaku, tidak tepat janji, janjinya sering diundur-undur 
  7. Orang tua marah-marah terus
  8. Orang tua pilih kasih 
  9. Orang tua egois, kalau bisa sangat kasar 
  10. Orang tua memihak kepada orang yang menyakiti hati saya 

Apakah yang akan terjadi bila kita tidak mau meneladani Yesus dalam hal pengampunan ?

Roma 6:14-15 berkata:”Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu  juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.” 

Leave a comment