Devosi

YESUS KRISTUS JURUSELAMAT DUNIA 

Matius 1:21

Tahun 2021 sudah kita lewati, dan saat ini kita memasuki bulan Desember, mari kita kembali introspeksi diri, sudahkah hidup kita takut akan Tuhan. Jika kita takut akan Tuhan, maka tentu setiap minggu kita berusaha datang ke gereja utk menyembah Tuhan. Jika kita takut Tuhan, maka apapun yang ada dihati kita, pikiran kita, perasaan kita maupun perkataan kita, senantiasa harus menyenangkan hati Tuhan. Segala perbuatan dosa yang bertentangan dengan firman Tuhan, biarlah kita jauhi dan tinggalkan. Siapa takut Tuhan, dialah orang yang sukses dalam hidup ini. 

Yesus Kristus Juruselamat Dunia. Adapun tujuan dari thema ini yaitu:

  1. Memantapkan kembali iman kita kepada Yesus 
  2. Membangkitkan kembali kerinduan kita bersaksi tentang Yesus pada mereka yang belum percaya. 

Dalam Matius 1:21 dikatakan:”Ia (Maria) akan melahirkan seorang anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka.” Dari ayat ini jelas bagi kita bahwa kedatangan Tuhan Yesus ke dalam dunia adalah untuk menyelamatkan kita umatNya dari dosa. Tidak ada satupun tokoh dalam dunia ini, ketika lahir lalu malaikat berkata: Dia inilah juruselamat dunia. Tidak ada kecuali Tuhan Yesus. Untuk itu berbahagialah setiap kita yang mau percaya pada Tuhan Yesus kita pasti diselamatkan. Tuhan Yesus berkata: “Firman Tuhan dalam Yohanes 10:10b berkata:” Aku datang supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” Yohanes 14:6: Kata Yesus kepadanya:”Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” 

Ada seorang prajurit masuk ruang tunggu di kantor Presiden Abraham Lincoln, diruang itu ada banyak orang yang juga turut menunggu giliran utk bertemu Presiden. Kemudian muncul seorang anak kecil, anak ini mengajak dia bercakap-cakap. Tak lama kemudian muncul sekretaris presiden dan memberitahukan bahwa jam tamu sdh hampir habis dan presiden tidak dpt menemui siapapun. Orang banyak meninggalkan ruang tunggu itu, kecuali prajurit itu. Sekretaris berkata: sia-sia anda terus menunggu, prajurit berkata:”Tadi saya bercakap-cakap dengan putra Bapak Presiden dan dia meyakinkan saya bahwa saya dpt bertemu dengan ayahnya. Oh begitu, baiklah kalau begitu anda boleh masuk, sebab presiden sangat mengasihi anaknya, beliau pasti mendengarkan permintaan anaknya. 

    Bagaimana sifat keselamatan yang diberikan Tuhan Yesus kepada kita ? 

  1. Keselamatan di dalam Yesus itu pasti. Yohanes 10:28:”dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tanganKu.” Roma 5:9:”Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darahNya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.” Ada seorang bernama Jochanan ben Zaki, seorang guru Yahudi, pada saat sakit keras ia berpesan pada murid-muridnya:”Bila aku mati jangan kenakan aku jubah putih ataupun hitam, tetapi kenakan aku jubah abu-abu. Kenapa guru ? Bila aku memakai jubah putih, tetapi aku masuk neraka, aku akan malu. Sebaliknya bila aku memakai jubah hitam, namun ternyata aku masuk sorga, maka semua orang akan menertawakan aku, jadi supaya aman biarkan aku memakai jubah abu-abu. Inilah gambaran orang dunia pada saat sekarang ini. Banyak orang tidak punya kepastian, nanti mati masuk kemana ? Sorga atau neraka ? Umumnya orang hanya berharapL mudah-mudahan saya masuk ke surga. 
  2. Keselamatan di dalam Yesus itu gratis. Efesus 2:8,9 : “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman, itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu; jangan ada orang yang memegahkan diri.” Ada dua orang penginjil sama-sama pergi ke Israel. Keduanya berpisah dan mulai menginjil di tempat yang berbeda. Sebulan kemudian keduanya bertemu dan saling tukar informasi. Salah seorang berkata demikian:”Aku sungguh tidak mengerti, sampai saat ini belum ada seorang yahudipun yang mau bertobat walau aku sudah berkhotbah dengan segala cara. Berikutnya temannya menjawab:”Engkau harus tahu saudaraku, bangsa Yahudi terkenal sangat pelit. Mereka takut jangan-jangan memperoleh keselamatan mereka harus membayar mahal, maka mrk ragu-ragu bertobat, Oleh karena itu dalam khotbahku, aku selalu menekankan keselamatan itu gratis. Mendengar kata gratis, langsung mereka berebutan utk memperolehnya. 
  3. Keselamatan di dalam Yesus itu mudah diperoleh. Roma 10:9:” Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan dan percaya dalam hatimu bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.” Ingat ketika penjahat di sebelah kanan Yesus, percaya pada Yesus, maka detik itu juga dia diselamatkan. Menjadi warganegara Sorga itu lebih mudah dari pada menjadi warganegara dunia ini. Pada waktu lalu ketika orang Tionghoa harus mengurus WNI, sungguh tidak mudah. Ada seorang Bapak bernama Tio Hwat Sing, dia telah merintis WNI nya selama 10 tahun . Awalnya dia mengurus naturalisasinya melalui calo. Hasilnya uang amblas, sementara status WNI tidak pernah dia terima. Akhirnya dia mengajukan  permohonan naturalisasi melalui jalur resmi sejak tahun 1994. WNI nya baru keluar tahun 1996,ketika dia berbaring sakit di rumah sakit, dia mengucapkan sumpah setia sebagai WNI. 3 hari kemudian dia meninggal. Betapa sulitnya menjadi WNI dari pada menjadi warganegara surga. Filipi 3:30:”Karena kewargaan kita adalah di dalam surga dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat.” 
  4. Keselamatan di dalam Yesus itu bersifat kekal. Yohanes 3:16: “ Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anakNya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak akan binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.” Yohanes 5:24:”Aku berkata kepadamu:”Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataanKu dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.” Yohanes 6:54:”Barangsiapa makan dagingKu, dan minum darahKu, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.” 

Jadi keselamatan di dalam Yesus itu sifatnya pasti, gratis,mudah dan kekal. Tetapi sayang manusia di dunia lebih suka yang rumit-rumit, berat-berat namun tidak ada kepastian di dalamnya. Kalau kamu mau selamat harus banyak puasa, harus banyak semedi, harus banyak amalnya, harus banyak berbuat baik, harus menyajikan ini dan itu dlsnya. Sudah capek-capek berusaha tetapi sayang tidak ada kepastian  di dalamnya. Sekali lagi berita keselamatan dari Yesus ini mudah diperoleh, gratis dan pasti. 

Nah saudara setelah kita memahami bahwa jalan keselamatan itu terbuka melalui Tuhan Yesus Kristus, apakah yang akan kita perbuat ? 

  1. Setia kepada Tuhan Yesus. Ada seorang pendeta tua sedang menghadapi kematian,ia tidak dapat lagi mengenali nama siapapun, bahkan istri dan anaknyapun tidak dia ingat lagi . Kemudian ada seorang bertanya: Pak apakah Bapak masih mengenal Tuhan Yesus ? Mendengar nama Yesus, semangatnya muncul kembali, kemudian pendeta itu berkata 40 tahun saya sudah mengenal Yesus, Dia terindah dalam hidup saya, tidak mungkin saya lupakan. Dialah sahabatku yang terkasih. Paulus berkata:”Bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.
  2. Bersaksi bagi Yesus 

Itulah sebabnya gereja kita mencanangkan program misinya : yaitu 111 (Dalam 1 tahun, 1 orang membawa 1 jiwa) kalau itu terjadi maka gambaran pertumbuhan jemaat sbb: (tayangkan ttg pertambahan jumlah) 

TAHUN

JUMLAH JEMAAT

TIDAK BERMISI  

LAKUKAN MISI 111  

2006

100 jiwa

100 jiwa

200 jiwa

2007

100 jiwa

400 jiwa

2008

100 jiwa

800 jiwa

2009

100 jiwa

1600 jiwa

2010

100 jiwa

3200 jiwa

Apakah mencapai 3200 jiwa pd tahun 2010 adalah sesuatu yang muluk-muluk ? Sesungguhnya tidak, ingat kita hanya membawa 1 orang, dalam 1 tahun 1 jiwa. Pernah ada seorang buruh Kristen di Inggris, yang berhasil memenangkan 2450 jiwa dalam jangka waktu 40 tahun.Itu berarti dalam 1 tahun dia menangkan  2450 : 40 th= 60 jiwa.  Sebulan dia menangkan= 5 jiwa. Sudahkah kita pernah berdoa demikian Tuhan berikan saya satu jiwa dalam tahun ini utk Tuhan. 

Kalau kita bandingkan dalam dunia bisnis, betapa semangatnya para bisnisman bekerja dengan cara multilevel. Demi uang, mereka bisa bicara semangat utk rekrut orang. Setiap bertemu orang mrk semangat berbicara tentang produknya. Bgm dgn dunia rohani, produk kita sebenarnya lebih mahal dibandingkan dengan produk apapun dalam dunia ini. Produk kita bisa membawa orang masuk surga. Tetapi sudahkah kita membicarakannya ? 

Lagu:

Tiap orang harus tahu (3x)

Siapa Yesus

Tiap orang harus tahu (3x)

Siapa Yesus

Yesus itu Juruselamat 

Penebus dosa kita 

Yang terindah dari semua 

Tiap orang harus tahu 

YESUS KRISTUS JURUSELAMAT DUNIA

Bukti ayat firman Tuhan bahwa Yesus Juruselamat: 

  1. Matius 1:21 dikatakan:”Ia (Maria) akan melahirkan seorang anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka.”
  2. Tuhan Yesus berkata: “Firman Tuhan dalam Yohanes 10:10b berkata:” Aku datang supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.”
  3. Yohanes 14:6: Kata Yesus kepadanya:”Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” 

Bagaimana keselamatan yang diberikan Tuhan Yesus kepada kita ? 

  1. Keselamatan di dalam Yesus itu pasti. Yohanes 10:28:”dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tanganKu.” Roma 5:9:”Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darahNya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.”
  2. Keselamatan di dalam Yesus itu gratis. Efesus 2:8,9 : “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman, itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu; jangan ada orang yang memegahkan diri.”
  3. Keselamatan di dalam Yesus itu mudah diperoleh. Roma 10:9:” Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan dan percaya dalam hatimu bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.” Menjadi warganegara surga lebih mudah dari pada menjadi warganegara dunia ini. Ketika mulut kita mengaku Yesus sebagai Tuhan dan ketika hati kita menerima Yesus sebagai Tuhan, maka detik itu juga kita diselamatkan. Filipi 3:30:”Karena kewargaan kita adalah di dalam surga dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat.”
  4. Keselamatan di dalam Yesus itu bersifat kekal. Yohanes 3:16: “ Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anakNya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak akan binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.” Yohanes 5:24:”Aku berkata kepadamu:”Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataanKu dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.” Yohanes 6:54:”Barangsiapa makan dagingKu, dan minum darahKu, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.” 

Setelah kita memahami bahwa jalan keselamatan itu terbuka melalui Tuhan Yesus Kristus, apakah yang akan kita perbuat ? BERSAKSI. Program misi : yaitu 111 (Dalam 1 tahun, 1 orang membawa 1 jiwa)

Lagu:

Tiap orang harus tahu (3x)

Siapa Yesus

Tiap orang harus tahu (3x)

Siapa Yesus

Yesus itu Juruselamat 

Penebus dosa kita 

Yang terindah dari semua 

Tiap orang harus tahu 

Ide bagus:

Kumpulkan semua ayat ttg Yesus, dan bagikan pada seluruh jemaat, dan motivasi mereka berPI dgn serius, beri mereka kertas untuk diisi (nama mereka + orang yang akan diundang dlm Natal ) Minta mereka doakan dalam seminggu, minggu depan masukkan dalam kotak saran. 

Masukkan gambar warna merah, kuning, putih dstnya utk PI 

Devosi

UCAPAN BAHAGIA DARI TUHAN YESUS

MATIUS 5:3-4

Pendahuluan :

Hal-hal apakah yang menjadi ukuran kebahagiaan menurut dunia ini ? 

Ada 3 tah: yaitu harta, takhta dan wanita. 

  1. Harta: tabungan atau deposito banyak, asuransi atas semua asset yang dimiliki rumah mewah, mobil dll+saat harta lenyap kesedihan yg dating,ksk:teman kakak
  2. Takhta: punya jabatan yang tinggi, gaji tinggi dan dihormati, saat jabatan hilang,hilang juga sukacitanya, seorang jemaat jabatannya dicopot utk dikuatkan sama istri shg tetap tabah. 
  3. Wanita: punya teman hidup yang cantik and ganteng, tetapi saat kecantikannya pudar, pudar juga kebahagiaannya dan kasihnya. 

Apakah makna kata bahagia yang diajarkan oleh Yesus dalam Matius 5 ini ?

Ungkapan bahagia disini dipakai kata makarios yang artinya: 

  1. Kebahagiaan yang begitu dalam dan tak tersentuh. Tak tersentuh oleh kesedihan, kesakitan, kedukaan dan penderitaan atau kuasa-kuasa lain. 
  2. Kebahagiaan yang lengkap dan sama sekali tidak tergantung pada perubahan nasib, kesehatan, keberhasilan, kesuksesan dll. Tuhan Yesus berkata : “Tidak ada seorangpun yang dapat merampas kegembiraan itu dari padamu.” (Yohanes 16:22) 

Matius 5:3:

Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga

Satu ungkapan yang aneh, orang miskin dikatakan bahagia.

Menurut saudara apakah yang dimaksud dengan miskin di hadapan Allah ?

Apakah itu miskin tidak punya uang, tidak punya harta atau miskin dalam pengertian lain 

Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah :

Ketika mendengar kata “miskin” pasti banyak orang langsung berikir bahwa miskin bisa berarti tidak memiliki sesuatu yang bersifat material. Tapi karena orang sengsara itu tidak mempunyai pelarian kecuali Allah (Zefanya 3:12), maka ‘kemiskinan’ pun berangsur-angsur mendapat konotasi spiritual dan diidentikkan dengan kebergantungan yang rendah hati kepada Allah. 

Dalam bahasa Yunani, kata miskin dipakai istilah Ptokhos. Ptokhos berarti kemiskinan yang mutlak, kemiskinan yang amat sangat, seperti orang tidak mempunyai apa-apa. Jadi kalimat berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah artinya berbahagialah orang yang menyadari bahwa dirinya tidak memiliki apa-apa di hadapan Allah. Sekalipun dia kaya, sekalipun dia pandai, sekalipun dia punya banyak potensi, dihadapan Allah, dia sadar apa yang dia miliki itu hanya titipan Tuhan, sesungguhnya dia tidak memiliki apa-apa. Ingat Ayub, Tuhan bisa ambil kekayaan Ayub cukup dalam sehari saja. Ayub tetap kuat imannya krn sandarannya bukan harta tetapi Tuhan. 

Pengertian yang kedua yaitu: setelah dia menyadari bahwa dia tidak memiliki apa-apa, maka dia menyandarkan hidup sepenuhnya hanya kepada Tuhan. Bagi dia Tuhan itu segala-galanya, tanpa Tuhan hidup ini tidak artinya, biarpun uang banyak, jabatan tinggi, masa depan cerah,sesungguhnya tanpa Tuhan semuanya itu sia-sia belaka. Hanya Tuhan yang patut dimuliakan. Ada seorang pengusaha semula berhasil, suatu hari bangkrut, waktu dia jaya, dia tetap rajin doa pagi, waktu bangkrut dia tetap rajin doa pagi, krn dia tahu sandaran dia bukan harta tetapi Tuhan. 

Jadi istilah miskin dihadapan Allah mempunyai arti merasa diri tidak memiliki apa-apa yang patut dibanggakan kecuali Tuhan sendiri. Biarpun punya apa-apa, tetap merasa di hadapan Tuhan, tidak ada apa-apanya. Hanya Tuhan yang patut dimuliakan. 

Ada seorang kaya, ketika dia memberi persembahan, dia minta tolong jangan sebutkan nama saya, apa yang saya berikan pada Tuhan ini nggak ada apa-apanya dibandingkan dgn apa yang Tuhan berikan kepada saya. Saya baru bisa memberi uang, Tuhan sudah memberi darahnya buat saya. Saya baru bisa memberi harta, Tuhan sudah memberi hidupnya untuk saya. Saya baru bisa memberi sebagian waktu saya, tetapi Tuhan sudah memberikan seluruh hidupnya buat saya. Orang semacam ini sesungguhnya adalah orang yang berbahagia, karena dia selalu berusaha merendahkan diri di hadapan Tuhan. Biarlah Tuhan yang dimuliakan, jgn saya. 

Yohanes pembaptis berkata: “Biarlah, Dia semakin besar, dan aku semakin kecil.” Membuka tali kasutNyapun aku tidak layak. 

Aplikasi: 

Saudara dalam hidup ini,apa yang selama ini begitu kita banggakan, mungkin kita bangga dengan harta kita, bangga dengan kepandaian kita, bangga dengan pengalaman kita, bangga dengan tubuh kita yang gagah, wajah kita yang ganteng/cantik, mobil kita yang mewah dll. 

Saat ini di hadapan Tuhan, mari kita berkata, semua ini hanya titipan Tuhan, sesungguhnya saya tidak punya apa-apa, bagi saya Tuhan segalanya. Kalau ini menjadi prinsip hidup saya, maka saudara adalah orang yang berbahagia, yang memiliki kebahagiaan sejati. 

Matius 5:4: Berbahagialah orang yang berdukacita karena mereka akan dihiburkan. 

Dukacita yang dimaksud disini adalah dukacita yang sangat kuat. Dukacita karena kematian, atau ratapan karena musibah ditinggalkan orang yang sangat dikasihi. Dukacita yang tidak bisa ditutup-tutupi atau disembunyikan. Dukacita yang membawa air mata tidak bisa ditahan lagi. Jadi kalimat ini berbunyi demikian : berbahagialah orang yang amat sangat berdukacita, seperti dukacita orang yang kehilangan orang  yang paling dicintai atau kasihi. 

Kalimat ini juga satu kalimat yang aneh, bagaimana bisa bahagia di tengah dukacita. Tidak ada orang yang ketika famili meninggal lalu tertawa terbahak-bahak, bergembira, bersukacita. Tetapi baiklah mari kita selidiki arti kalimat ini. 

artinya ada 3 :

Berbahagialah orang yang dengan sungguh-sungguh menyesali dosa-dosa dan ketidakberhargaan dirinya sendiri. Kata pertama yang diucapkan Yesus saat Dia berkhotbah yaitu Bertobatlah.Salah satu fungsi dari salib yaitu membuka mata manusia untuk melihat kengerian dosa. Dan kalau seseorang sudah melihat dosa dan kengeriannya, ia tidak bisa merasakan hal-hal lain kecuali kesedihan yang mencekam karena dosa-dosanya itu. Kekristenan dimulai dengan kesadaran tentang dosa. 

Berbahagialah orang yang hatinya hancur, karena dosa yang telah dilakukannya sendiri terhadap Allah. Berbahagialah orang yang melihat salib dan yang merasa ngeri serta tercekam oleh kedasyatan dosa. 

2.  Berbahagialah orang yang  berdukacita. 

Dukacita yang dimaksud adalah dukacita yang sangat kuat, dukacita krn kematian orang yang paling kita kasihi. Dalam PL dilukiskan dengan dukacita Yakub ketika mendengar bahwa Yusuf anaknya meninggal diterkam oleh binatang buas. Dukacita semacam ini membuat air mata tidak bisa dibendung lagi. Jadi kalimatnya: Berbahagialah orang yang berdukacita seperti orang yang berdukacita karena kematian. Dukacita atau kesedihan bisa membawa orang untuk melihat kebaikan Tuhan dan sesamanya. Banyak orang justru dalam saat-saat kesedihan, menemukan sesamanya dan Allahnya, seperti yang tidak pernah dia temukan sebelumnya.  

Berbahagialah orang yang dengan sungguh-sungguh memperhatikan penderitaan, kesedihan dan keperluan orang lain.

Berbahagialah orang yang dengan sungguh-sungguh menyesali dosa-dosa dan ketidakberhargaan dirinya sendiri. Ingat kekristenan dimulai dengan kesadaran akan dosa. Sesungguhnya hati yang hancur serta penuh penyesalan tidak akan dihinakan oleh Allah (Mazmur 51:17).

Oh berbahagialah orang yang hatinya hancur karena penderitaan dosanya sendiri, karena kesedihana seperti itu, ia akan menemukan kesukacitaan Allah.” 

3. Berbahagialah orang yang lemah lembut. 

Kata lemah lembut biasanya kita pahami sebagai kata yang menunjuk kepada sikap rendah,hina, papa, dan bahkan orang yang jiwanya tidak memiliki semangat. Kata ini berasal dari kata praus. Istilah ini berada di antara dua sifat yang ekstrim, misalnya: sifat pemarah dan sama sekali tidak marah. Sikap lemah lembut ada di antara keduanya. Jadi artinya yaitu: Berbahagialah orang yang selalu marah tepat pada waktunya, dan tidak pernah marah pada waktu yang salah.  Bagaimana marah yang benar dan yang tidak benar ? Yang benar yaitu bila kita marah bukan untuk kepentingan diri sendiri, melainkan untuk kepentingan Tuhan  dan sesama. Misalnya Tuhan Yesus marah karena bait Allah digunakan untuk berjualan. 

Berbahagialah orang yang memiliki kerendahan hati untuk menyadari kelemahan diri sendiri. Tidak ada seorangpun dapat mengendalikan orang lain sebelum ia sendiri belajar mengendalikan dirinya sendiri

4. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran

Kelaparan dan kehausan disini adalah kelaparan dan kehausan yang amat sangat menyengsarakan, berlarut-larut

Berbahagialah orang yang merindukan kebenaran total seperti orang yang amat sangat kelaparan dan seperti orang yang hampir mati karena haus akan air, karena orang-orang yang demikian itu akan dipuaskan. 

5. Berbahagialah orang yang murah hatinya

Berbahagialah orang yang bisa masuk dalam diri orang lain, sehingga ia dapat melihat dengan matanya, berpikir dengan pikirannya dan merasakan dengan perasaan orang lain, karena ia melakukan hal itu akan juga diperlakukan seperti itu oleh orang lain, dan akan mengetahui bahwa hal itulah yang dilakukan Allah di dalam Yesus Kristus.

6. Berbahagiala orang yang suci hatinya

Berbahagialah orang yang motivasi hidupnya benar, murni dan bersih, karena orang yang demikian kelak akan dapat melihat Allah.” 

7. Berbahagialah orang yang membawa damai

Berbahagialah orang yang menciptakan  hubungan-hubungan yang benar antara manusia dengan sesamanya, karena mereka mengerjakan pekerjaan Allah.” 

8. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran

Injil adalah kebenaran sejati. Sudah banyak orang yang menderita karena Injil itu. Tidak sedikit para martir atau orang-orang yang mati sahid karena melakukan amanat agung Tuhan Yesus. Tuhan Yesus berkata: Berbahagialah kamu jika kamu harus menderita karena namaKu. 

Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat 

Kesimpulan:

Ada 8 ucapan kata bahagia dalam ajaran Yesus :

  1. Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah.
  2. Berbahagialah orang yang  berdukacita. 
  3. Berbahagialah orang yang lemah lembut
  4. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran
  5. Berbahagialah orang yang murah hatinya
  6. Berbahagiala orang yang suci hatinya
  7. Berbahagialah orang yang membawa damai
  8. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran
Devosi

MENGAPA KRISTUS HARUS 100% ALLAH ?

Wahyu 22:13; Yohanes 1:3

Mengapa Kristus harus 100% Allah ? Thema ini akan menolong kita untuk memahami KeTuhanan Yesus. Namun untuk melengkapi thema ini, maka kita juga akan merenungkan pertanyaan: mengapa Kristus harus 100% manusia ? Bila kedua hal ini bisa kita pahami dengan baik, maka saya percaya pengenalan kita akan Tuhan Yesus akan semakin jelas. 

I. MENGAPA KRISTUS HARUS 100 % Allah ?

Mengapa Kristus harus 100% Allah bukan 50% Allah ? Sebab bukti-bukti Ke Allahan Kristus telah disaksikan oleh Kitab suci :

  1. Bukti pertama :Kristus adalah Pencipta dunia ini  

Bila Kristus adalah Pencipta, maka jelas Dia pasti 100% Allah. Di dalam Wahyu 22:13 Tuhan Yesus memperkenalkan diriNya sebagai Alfa dan Omega. Tuhan Yesus berkata: “ Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir.”” (Wahyu 22:13 TB)

Artinya sebelum dunia ini dijadikan, Yesus itu sudah ada, dan setelah dunia ini berakhir, Yesuspun tetap ada. 

Dunia dan segala isinya dijadikan oleh Yesus. Yohanes 1:3-4 berkata: “3  Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. 

Jadi tanpa Yesus tidak mungkin kita ini ada. Kita ada hanya karena mauNya Yesus. Saudara dan saya ada bukan karena maunya orang tua kita. Sekalipun orang tua kita mau, tetapi bila Tuhan tidak mau, tidak mungkin kita ini bisa tercipta. Dalam pelayanan saya temukan ada beberapa pasangan sudah lama merindukan anak, mereka sudah ada yang menikah selama 4 tahun, 5 tahun tetapi belum juga punya anak. Jadi hadirnya anak bukan kehebatan manusia, sekalipun manusia itu bisa membuat bayi tabung, dll., tetapi manusia tidak bisa menciptakan manusia lain kecuali Tuhan. 

  1. Bukti kedua : Kristus berkuasa atas hidup dan mati kita manusia 

Ada banyak kuasa Yesus yang bisa ditiru oleh manusia. Tuhan Yesus bisa sembuhkan orang sakit, dukun juga bisa sembuhkan orang sakit. Tuhan Yesus bisa usir setan, dukunpun bisa usir setan. Tuhan Yesus bisa berjalan di atas air, orang pintarpun bisa berjalan di atas air. Namun ada satu kuasa yang tidak pernah bisa ditiru oleh manusia yaitu kuasa membangkitkan orang yang sudah mati. 

Baru-baru ini saya bincang-bincang dengan Bapak Walikota Probolinggo, dalam rangka menerima bantuan beliau untuk renovasi gereja. Dalam perbincangan itu, beliau sempat sampaikan rasa kagumnya kepada nabi Isa Almasih yang sanggup membangkitkan orang yang sudah mati. 

Tak satupun nabi di dalam kitab suci mampu membangkitkan orang mati kecuali Yesus. Lazarus sudah dibangkitkan, pemuda di kota Naik sudah dibangkitkan, anak Yairus juga dibangkitkan. Dengan lantang Tuhan Yesus berkata: “25  Jawab Yesus: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, 26  dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?”” (Yohanes 11:25-26 TB)

Kuasa menghidupkan atau mematikan manusia, membuktikan bahwa Tuhan Yesus 100% adalah Allah. 

3.  Bukti ketiga: Kristus berkuasa menghakimi seluruh manusia dimuka bumi ini 

“ Dan Ia telah menugaskan kami memberitakan kepada seluruh bangsa dan bersaksi, bahwa Dialah (Yesuslah) yang ditentukan Allah menjadi Hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati.” (Kisah 10:42 TB)

“ Kata Yesus: “Aku datang ke dalam dunia untuk menghakimi, supaya barangsiapa yang tidak melihat, dapat melihat, dan supaya barangsiapa yang dapat melihat, menjadi buta.”” (Yohanes 9:39 TB)

“ dan jikalau Aku menghakimi, maka penghakiman-Ku itu benar, sebab Aku tidak seorang diri, tetapi Aku bersama dengan Dia yang mengutus Aku.” (Yohanes 8:16 TB)

Jadi mengapa Tuhan Yesus harus 100% Allah karena 3 alasan mendasar ini :

  1. Dialah yang menciptakan dunia dan isinya 
  2. Dialah yang berkuasa membangkitkan dan mematikan manusia 
  3. Dialah yang berkuasa menghakimi seluruh manusia dimuka bumi ini 

II. MENGAPA KRISTUS JUGA 100% MANUSIA ?

Sebab Kristus sungguh memiliki tubuh seperti kita. Bisa merasakan lapar, haus, lelah,sakit dan lain-lain. 

Mengapa Kristus menjelma menjadi 100% manusia ?

  1. Supaya Kristus dapat dengan jelas menyampaikan maksud dan tujuan Allah bagi manusia. Secara sederhana, bila kita pergi ke RRC, maka sebaiknya kita mengusai bahasa Mandarin, agar kita bisa berkomunikasi dengan baik saat kita berada disana. Demikian juga Kristus, menjelma menjadi manusia, agar bisa berbicara dalam bahasa manusia.  

 “ Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.” (Yohanes 5:24 TB)

  1. Supaya Kristus dapat menebus segala dosa-dosa kita.  

Perjanjian Lama berkata: Mata ganti mata, gigi ganti gigi, bila mata kita dicungkil maka maka orang yang mencungkil itu juga harus dicungkil, bila gigi kita dirontokkan oleh seseorang, maka gigi orang itu juga harus dirontokkan. Itulah hukum keadilan. Hukum tersebut juga berlaku dalam Perjanjian Baru, Demikian bila manusia berdosa, maka manusia yang tidak berdosa, harus menjadi penggantinya. Siapakah manusia yang tidak berdosa yang bisa gantikan kita ? Tidak lain adalah Yesus  

  1. Supaya Kristus bisa menyelami segala pergumulan hidup kita sebagai manusia. 

“ Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.” (Ibrani 4:15 TB)

Walikota Probolinggo, sangat perhatian sama tukang becak, sering beliau panggil tukang becak dan beri setiap orang 100 ribu. Mengapa beliau begitu peduli ? Sebab beliau dulu dari keluarga tukang becak.

Bila saudara mengalami kesulitan ekonomi, maka Tuhan Yesus bisa menyelami kondisi saudara sebab Tuhan Yesus sendiri pernah menjelma menjadi anak tukang kayu

Bila saudara mengalami kekuatiran dalam hadapi tantangan hidup, Tuhan Yesuspun bisa merasakan kekuatiran saudara sebab Dia pernah mengalami kekuatiran amat sangat saat di taman Getsemani. 

Bila saudara pernah diperlakukan secara tidak adil, Tuhan Yesus bisa mengerti keadaan saudara sebab Tuhan Yesus pernah diperlakukan secara tidak adil, diadili berdasarkan kesaksian palsu tokoh-tokoh agama waktu itu, Tuhan Yesus tidak pantas dihukum karena Dia tidak bersalah. 

Bahkan saya mau katakan penderitaan apapun yang kita alami selama dalam dunia ini, tidak ada satupun yang bisa melebihi penderitaan yang dialami Tuhan Yesus. 

Kesimpulan:

  1. Tuhan Yesus 100% Allah dan 100% manusia
  2. Tuhan Yesus pribadi yang patut disembah oleh setiap kita anak-anakNya. 
  3. Saksikan kepada dunia bahwa Yesus adalah Tuhan yang menjelma menjadi manusia. 
Devosi

Akulah Kebenaran dan Hidup

Yohanes 14:1-6

Bunyi ayat 1-3:“Jangan gelisah hatimu, percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. Di rumah BapaKu banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempatKu, supaya di tempat dimana Aku berada, kamupun berada.”


Istilah percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. Seringkali kalimat ini memberi pengertian bahwa ada dua oknum yang patut kita percayai yaitu Allah dan Yesus. Padahal semua agama mengakui bahwa kita harus percaya kepada Allah yang esa. Arti sebenarnya: Percayalah kepadaKu sebab Aku dan Bapa itu adalah satu. Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku. Akulah penjelmaan dari Allah itu sendiri. Dalam ilmu IPA kita belajar tentang air, dimana air bisa berubah menjadi es, uap. Ketika kita melihat es sepertinya es itu beda dgn air, kalau air itu cair, kalau es itu padat tetapi ingat materinya sama yaitu air.

Gambaran ini memang tidak sempurna utk menjelaskan tentang Allah.
Percaya pada Yesus bukan hanya dalam arti menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat kita, tetapi percaya juga berarti kita berani mempercayakan seluruh hidup kita pada Yesus, susah ataupun senang kita tetap andalkan Yesus. Percaya juga berarti kita siap menderita demi nama Yesus. Siap memikul salib Kristus.


Istilah Rumah Bapaku menunjuk pada sorga. Istilah banyak tempat tinggal artinya sorga adalah tempat yang luas, tidak akan pernah penuh dgn manusia, lain dgn bumi, makin lama bumi akan padat dengan manusia, dan bila manusia terus berkembang maka bumi ini akan penuh. Tidak ada pintu tertutup di sorga bagi manusia yang berkenan di hati Tuhan. Sekalipun seluruh manusia di dunia ini, masuk dalam sorga, sorga tidak akan pernah penuh.


Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Kalimat ini menunjukkan bahwa Tuhan Yesus adalah pelopor jalan menuju sorga. Istilah pelopor adalah orang yang berjalan lebih dahulu, supaya orang berikutnya yang mengikuti dia merasa aman. Yesus adalah pelopor jalan menuju sorga. Siapa mengikuti Dia pasti akan sampai ke sorga.
Aku akan datang kembali. Kalimat ini adalah menunjukkan puncak kemenangan bagi orang percaya. Sebab kedatangan Yesus kedua kalinya adalah untuk menjemput setiap orang yang percaya kepadaNya.


    Dimana Aku ada, disana juga kamu akan berada. Kalimat ini memang ada dalam konteks Tuhan membicarakan sorga, artinya bila Aku ada di sorga, kamu juga akan bersama-sama Aku di sorga. Selain ini ayat ini juga bisa berarti bahwa sorga itu bukan hanya nanti kalau kita sudah pindah mati baru ketemu sorga, selama dalam dunia bila kita adalah pengikut Yesus yang setia, maka suasana sorga itu juga kita akan alami di bumi ini, sebab dimana kita berada Yesus juga ada bersama kita. Kita bisa alami suasaan sorga di dalam keluarga kita, di pekerjaan kita, di gereja kita, bila kehadiran kita mencerminkan kehadiran Yesus. Roma 8:32:”Ia yang tidak menyayangkan AnakNya sendiri, tetapi yang menyerahkannya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia ?”


    Ayat 4-6:” Dan kemana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.” Kata Tomas kepadaNya:”Tuhan kami tidak tahu kemana Engkau pergi ?, jadi bagaimana kami tahu jalan menuju ke situ ?. Kata Yesus kepadanya:”Akulah jalan, dan kebenaran dan hidup. Tidak seorangpun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku.”
    Tuhan Yesus pernah berkata kepada muridNya demikian:”Hanya sedikit waktu saja Aku ada dengan kamu, dan kemudian Aku pergi kepada Dia yang telah mengutus Aku.”(Yoh. 7:33). Para murid belum bisa mengerti kemana Yesus akan pergi ? Tomas dgn jujur bertanya tentang jalan yang Yesus akan tempuh.


    Istilah “jalan Tuhan” bagi orang Yahudi adalah istilah yang paling sering mereka dengar dari kitab Musa. Ul. 5:32, 33:”Janganlah engkau menyimpang ke kanan atau kekiri. Segenap jalan yang diperintahkan kepadamu oleh Tuhan Allahmu, haruslah kamu jalani.” Ul.31:29:”Sebab aku tahu sesudah aku mati, kamu akan berlaku sangat busuk dan akan menyimpang dari jalan yang telah Kuperintahkan kepadamu.” Nah sekarang Yesus berkata dengan tegas: Akulah jalan itu. Bila kita bertanya pada seseorang tentang alamat yang akan kita tuju, jalannya lewat mana, lalu orang itu berkata: jalan lurus dulu, disana ada perempatan, belok kanan, belok kiri lurus lagi, ada gang pertama, gang kedua nah itu alamatnya. Tetapi bila orang itu berbaik hati pada kita, dia sendiri mau antar kita ke alamat itu pasti kita tidak akan tersesat. Itulah yang Yesus lakukan. Yesus tidak hanya berkata harus begini harus begitu, tetapi Dia berkata: ikutlah Aku, Aku tahu jalannya, sebab jalannya adalah Aku sendiri.


    Istilah “Akulah kebenaran”. Pemazmur berkata:”Tunjukkanlah kepadaku jalanMu ya Tuhan, supaya Aku hidup menurut kebenaranMu (Mazmur 86:11) Banyak orang yang telah menunjukkan kebenaran, tetapi tidak ada satupun orang yang berani berkata bahwa dirinya adalah kebenaran itu sendiri. Banyak manusia bisa mengajarkan tentang kebenaran, banyak guru, banyak pengajar, banyak hamba Tuhan tetapi belum tentu mereka sendiri telah menjalankan kebenaran itu. Seorang pendeta bisa saja menekankan tentang kesucian hidup, tetapi belum tentu dirinya sendiri hidup suci, sdh banyak yang jatuh dalam dosa perzinahan. Seorang guru bisa mengajarkan tentang kerajinan, jadi murid harus rajin, tetapi belum tentu guru itu rajin persiapan dalam mengajar. Seorang ayah bisa saja suruh anaknya rajin belajar tetapi belum tentu dia sendiri rajin bekerja. Tetapi Yesus, dari apa yang Dia ajarkan tidak satupun yang Dia tidak perbuat. Semua inti pengajaranNya telah Dia buktikan lewat hidupnya semenjak bayi sampai dewasa sampai mati di atas kayu salib. Alkitab mencatat: Yesus adalah pribadi yang tidak bernoda dan tidak bercela.


    Yesus berkata:”Akulah hidup” Amsal 6:23 berkata:”Perintah itu pelita dan ajaran itu cahaya dan teguran yang mendidik itu adalah jalan  kehidupan.” Amsal 10:17:”Siapa mengindahkan pendidikan, menuju jalan kehidupan.” Pada akhirnya yang dicari oleh manusia adalah jalan menuju hidup. Segala cara akan ditempuh agar bisa hidup bukan hanya untuk hari ini tetapi juga untuk masa yang akan datang. Yesus berkata:Akulah kehidupan itu.
    Kesimpulan Yesus:”Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” Hanya di dalam Yesus kita akan melihat siapa sesungguhnya Tuhan itu. Dan hanya Dia saja yang dapat membawa kita kepada Allah yang hidup tanpa takut dan malu. 

Devosi

KARAKTER KRISTUS YANG IDEAL

Matius 5:1-12

Dalam Lukas 6:13: kisah khotbah di bukit ini diletakkan setelah Tuhan Yesus memilih kedua belas muridNya, itu berarti khotbah di bukit merupakan satu pembekalan yang diberikan Tuhan Yesus kepada murid-muridNya. Seorang sarjana terkenal mengatakan bahwa khotbah dibukit ini adalah pidato peneguhan bagi kedua belas murid Yesus. Para ahli lain mengatakan bahwa khotbah dibukit merupakan iktisar/ringkasan  ajaran Yesus. Khotbah ini tidak dikhotbahkan hanya dalam satu kali saja, tetapi berkali-kali, sebab khotbah ini terlalu panjang dan padat. 

Kata berbahagialah disini berasal dari kata makarios yang artinya kebahagiaan ilahi, kebahagiaan yang begitu mendalam dan tidak tersentuh oleh kesedihan, kehilangan, kesakitan, kedukaan dan kuasa-kuasa lain. Kebahagiaan yang lengkap dan tidak tergantung pada situasi. Yesus berkata dalam Yohanes 16:22:”Tidak ada seorangpun yang dapat merampas kegembiraanmu dari padamu.”

Ucapan bahagia ini bukan merupakan satu janji yang muluk-muluk tentang masa depan, bukan juga perkataan kosong mengenai masa depan yang indah, melainkan merupakan teriakan kemenangan, karena adanya sukacita tetap yang tidak pernah bisa diambil atau dibinasakan oleh apapun juga.

  1. Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah.

karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. 

Mengapa Tuhan Yesus katakan “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah”.

Tentu Tuhan Yesus mengatakan hal ini bukan ungkapan yang tidak memiliki maksud. Tetapi Tuhan Yesus mengatakan hal yang benar.

Istilah miskin disini berasal dari kata ptokhos berarti kemiskinan yang mutlak dan yang mengharukan. Kata ini menunjukkan kemiskinan yang amat sangat. Sehingga kalimat yang lebih tajam berbunyi demikian: “Berbahagialah orang yang amat sangat miskin dan yang penuh kehinaan. Dalam bahasa Ibrani kata miskin dipakai untuk melukiskan orang yang rendah hati, yang tidak mempunyai pertolongan dan yang mengandalkan seluruh hidup dan imannya hanya kepada Allah. Miskin yang dimaksudkan disini adalah menyadari akan ketidak berdayaan, ketikmampuan di hadapan Allah, dan sikap mengakui kebergantungan akan Tuhan. Sehingga dalam hidupnya berkata tanpa Tuhan maka tidak bisa berbuat apa-apa. Tanpa Tuhan semua menjadi sia-sia. 

 Apakah yang kita dapatkan atau kita miliki jika kita miskin di hadapan Allah?

Yaitu “kerajaan sorga”

Siapakah yang mendapatkan kerajaan sorga yaitu ‘mereka, kita yang sudah percaya sepenuh hati kepada Tuhan Yesus. 

ilustrasi

2.  Berbahagialah orang yang  berdukacita. 

     karena mereka akan dihibur. 

Dukacita yang dimaksud adalah dukacita yang sangat kuat, dukacita krn kematian orang yang paling kita kasihi. Dalam PL dilukiskan dengan dukacita Yakub ketika mendengar bahwa Yusuf anaknya meninggal diterkam oleh binatang buas. Dukacita semacam ini membuat air mata tidak bisa dibendung lagi. Jadi kalimatnya: Berbahagialah orang yang berdukacita seperti orang yang berdukacita karena kematian. Dukacita atau kesedihan bisa membawa orang untuk melihat kebaikan Tuhan dan sesamanya. Banyak orang justru dalam saat-saat kesedihan, menemukan sesamanya dan Allahnya, seperti yang tidak pernah dia temukan sebelumnya.  

Berbahagialah orang yang dengan sungguh-sungguh memperhatikan penderitaan, kesedihan dan keperluan orang lain.

Berbahagialah orang yang dengan sungguh-sungguh menyesali dosa-dosa dan ketidakberhargaan dirinya sendiri. Ingat kekristenan dimulai dengan kesadaran akan dosa. Sesungguhnya hati yang hancur serta penuh penyesalan tidak akan dihinakan oleh Allah (Mazmur 51:17).

Oh berbahagialah orang yang hatinya hancur karena penderitaan dosanya sendiri, karena kesedihana seperti itu, ia akan menemukan kesukacitaan Allah.” 

3. Berbahagialah orang yang lemah lembut. 

Kata lemah lembut biasanya kita pahami sebagai kata yang menunjuk kepada sikap rendah,hina, papa, dan bahkan orang yang jiwanya tidak memiliki semangat. Kata ini berasal dari kata praus. Istilah ini berada di antara dua sifat yang ekstrim, misalnya: sifat pemarah dan sama sekali tidak marah. Sikap lemah lembut ada di antara keduanya. Jadi artinya yaitu: Berbahagialah orang yang selalu marah tepat pada waktunya, dan tidak pernah marah pada waktu yang salah.  Bagaimana marah yang benar dan yang tidak benar ? Yang benar yaitu bila kita marah bukan untuk kepentingan diri sendiri, melainkan untuk kepentingan Tuhan  dan sesama. Misalnya Tuhan Yesus marah karena bait Allah digunakan untuk berjualan. 

Berbahagialah orang yang memiliki kerendahan hati untuk menyadari kelemahan diri sendiri. Tidak ada seorangpun dapat mengendalikan orang lain sebelum ia sendiri belajar mengendalikan dirinya sendiri

4. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran

Kelaparan dan kehausan disini adalah kelaparan dan kehausan yang amat sangat menyengsarakan, berlarut-larut

Berbahagialah orang yang merindukan kebenaran total seperti orang yang amat sangat kelaparan dan seperti orang yang hampir mati karena haus akan air, karena orang-orang yang demikian itu akan dipuaskan. 

5. Berbahagialah orang yang murah hatinya

Berbahagialah orang yang bisa masuk dalam diri orang lain, sehingga ia dapat melihat dengan matanya, berpikir dengan pikirannya dan merasakan dengan perasaan orang lain, karena ia melakukan hal itu akan juga diperlakukan seperti itu oleh orang lain, dan akan mengetahui bahwa hal itulah yang dilakukan Allah di dalam Yesus Kristus.

6. Berbahagiala orang yang suci hatinya

Berbahagialah orang yang motivasi hidupnya benar, murni dan bersih, karena orang yang demikian kelak akan dapat melihat Allah.” 

7. Berbahagialah orang yang membawa damai

Berbahagialah orang yang menciptakan  hubungan-hubungan yang benar antara manusia dengan sesamanya, karena mereka mengerjakan pekerjaan Allah.” 

8. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran

Injil adalah kebenaran sejati. Sudah banyak orang yang menderita karena Injil itu. Tidak sedikit para martir atau orang-orang yang mati sahid karena melakukan amanat agung Tuhan Yesus. Tuhan Yesus berkata: Berbahagialah kamu jika kamu harus menderita karena namaKu. 

Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat 

Kesimpulan:

Ada 8 ucapan kata bahagia dalam ajaran Yesus :

  1. Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah.
  2. Berbahagialah orang yang  berdukacita. 
  3. Berbahagialah orang yang lemah lembut
  4. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran
  5. Berbahagialah orang yang murah hatinya
  6. Berbahagiala orang yang suci hatinya
  7. Berbahagialah orang yang membawa damai
  8. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran